Apabila anda memperhatikan pakaian ataupun fashion kaum milenial saat ini, tentu anda akan melhat bahwa less is perfect. Dimana sebuah hal yang mencolok dan mewah sudah tidak dianut lagi, dimana kesederhanaan merupakan hal utama dalam menggantikan posisinya. Banyak kaum milenial yang lebih ingin tampil menjadi minimalis, ketimbang harus memperlihatkan kemewahan.

Beberapa orang sudah menyadari hal ini, utamanya generasi millennial atau biasa disebut dengan generasi X. Banyak dari mereka yang sudah tidak nyaman bila harus menggunakan pakaian yang berlapis-lapis, hanya untuk menyesuaikan momentum ataupun acara. Saat ini, yang berada di benak kaum milenial adalah soal kenyamanan, dimana mereka tetap menyesuaikan kondisi acara namun tetap membuat diri mereka nyaman dengan pakaian tersebut.

Pakaian Generasi Milenial

Saat ini kaum milenial lebih memilih untuk menghemat waktu untuk berpakaian, dimana mereka tidak perlu memikirkan apa yang dikenak dan apa aksesoris yang membuat serasi. Selama mereka nyaman dengan pakaian tersebut, maka mereka akan menggunakannya selama pakaian tersebut tidak monoton.

Dalam bahasa kaum milenial, pakaian ini sering disebut dengan minimalist look. Dimana pakaian yang dikenakan cukup sederhana, dengan menggunakan barang yang memiliki sifat essentials. Yang dimaksut essentials adalah, dimana barag yang anda kenakan merupakan barang penting yang menjadi barang bergunamu dimanapun anda berada. Ini bukanlah hal pelit pada diri sendiri, melainkan bagaimana cara untuk menghemat waktu untuk berpakaian dan tetap terlihat cocok.

Agar kamu lebih jelas mengenai minimalis look, berikut ini beberapa hal yang bisa kamu terapkan. Berikut ini ulasan lengkapnya:

ww.pexels.com

Declutter

Hal pertama yang harus kamu lakukan dalam berpakaian minimalis adalah declutter, atau tahap pemilihan apakah yang akan cocok di tubuhmu nantinya. Cara dari decluter ini cukup mudah, yakni keluarkan seluruh isi lemari mu dan perhatikan seluruh pakaianmu. Tentu anda akan melihat pakaian mana yang pernah kamu gunakan dan yang tidak pernah kamu gunakan, dan dari sini anda bisa membedakannya dengan beberapa jenis kategori. Berikut ini diantaranya:

  1. Essentials

Untuk kategori ini, anda perlu mengumpulkan pakaian atau item apa saja yang paling sering kamu kenakan, dimana bila pakaian ini anda tinggalkan maka anda merasa kurang lengkap.

Mungkin anda sudah terbiasa membawa tas kemanapun anda berada, maka anda perlu mengelompokkan tas anda pada kategori ini. Biasanya sesorang akan merasa kurang percaya diri saat didepan orang lain, bila sampai meninggalkan kategori essentials ini.

  1. Might be

Untuk kategori ini, anda akan menyesuaikan pakaian yang anda gunakan dalam waktu yang jarang, dimana pakaian ini hanya anda kenakan di acara-acara tertentu saja. anda bisa memisahkan pakaian ini dengan pakaian lainnya, sehingga anda lebih mudah dalam menggunakan pakaian ini di waktu yang mendesak.

  1. Donated

Pastinya anda akan melihat pakaian-pakaian yang memang sudah tidak anda gunakan, mungkin karena sudah kekecilan ataupun sudah tidak cocok lagi. Akan lebih baik bila pakaian yang anda miliki tersebut anda donasikan, sehingga bisa bermanfaat untuk orang lain.

Pastikan sebelum mendonasikan pakaian anda, anda perhatikan kondisinya sehingga pakaian yang anda berikan merupakan pakaian yang masih layak. Dengan begitu maka anda memberi kesempatan pada mereka, pakaian yang biasanya anda kenakan dan itu merupakan bentuk kebaikan.

Setelah anda menyelesaikan pemfilteran pakaian yang anda miliki, tahap selanjutnya adalah penataan. Letakkan dengan mencampur pakaian sesuai kategorinya hindari mencampur pakaian dengan kategori lain.

Apabila anda memperhatikan orang-orang yang mengadaptasi kehidupan minimalis, tentu anda akan menemukan fakta yang menarik. Dimana mereka lebih condong menggunakan fashion item yang memiliki satu warna saja, dimana mereka jarang sekali mengenakan pakaian yang full color atau penuh warna.

Warna yang dikenakan pun tidak berbelit-belit, dimana hampir semua penganut minimalis look memilih warna putih dan hitam sebagai kombinasinya. Maka dari itu seorang minimalis juga akan memperhitungkan waktu dan kualitasnya, karena pakaian monochrome tidak akan menghabiskan banyak waktu untuk dipilih. Kemudian pakaian ini tergolong pakaian yang tetap tren, dan terkesan menarik digunakan untuk daily outfit.

ww.pexels.com

Inspirasi Gaya Milenial Menjadi minimalis Dan Lebih Simpel

Style minimalis saat ini memang sedang banyak digandrungi banyak masyarakat, khususnya kaum milenial. Konsep dari pakaian ini merupakan minimalis, sehingga bisa diterapkan di berbagai bidang mulai dari fashion bahkan sampai dengan rumah.

Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan gaya fashion generasi milenial saat ini. Gaya yang dianut dan diterapkan generasi milenial memiliki ciri khas, dimana pakaiannya memiliki warna yang netral dan menjadikan pakaiannya simpel dan tetap terkesan modis.

Degnan menggunakan gaya berpakaian minimalis ini, anda akan terliht sederhana namun tetap stylist. Agar anda tak penasaran dengan inspirasi gayanya, berikut ini beberapa model yang bisa anda contoh untuk anda kenakan.

  1. Ubah gaya kasualmu menjadi lebih menarik dengan menggunakan long blazer sebagai outwear

Agar anda tak terlihat terlalu polos dan datar, anda bisa menggabungkan pakaian anda dengan blazer. Sebagai contoh anda mengenakan pakaian hitam dan juga celana hitam, kemudian anda memadukan warna tersebut dengan blazer berwarna putih. Maka kesan menarik akan terpancar pada diri anda. Namun anda perlu menggaris bawahi, bahwa semua pakaian ini tergantung dengan kenyamanannya. Bila anda merasa kurang nyaman dengan model seperti ini, anda bisa merubahnya dan menyesuaikan dengan kenyamanan berpakaian anda.

  1. Tak harus berwarna hitam putih

Untuk terkesan menarik dan berbeda dengan orang lain, anda tak harus mengenakan pakaian yang berwarna hitam putih. Anda bisa memadukan berbagai warna selama itu polos, dengan paduan yang seimbang dan tidak kontras.

Contohnya bila anda menggunakan baju merah gelap, maka akan terlihat keren bila anda menggunakan celana putih ataupun rok putih. Dengan sedikit pemanis topi ataupun tas yang membuat dandanan anda terlihat stylis.

  1. Perpaduan celana coklat dan blus putih

Untuk memaksimalkan gaya, memang ada banyak sekali perpaduan yang bisa anda gunakan. Seperti contohnya ketika anda sedang pergi ke kantor, untuk terlihat tetap keren dan stylist anda bisa menggunakan paduan warna coklat dan putih.

Anda akan tetap terlihat keren saat pergi ke kantor, karena untuk ke kantor tidak melulu hitam putih saja yang menjadi identiknya.

  1. Hijabrs

Memang kita tahu generasi milenial tak semuanya menggunakan hijab, namun untuk para hijaber ada juga tren yang bisa dipadukan ketika bepergian. Anda bisa memadukan warna krem dan hitam sebagai roknya, dengan dipercantik dengan tas yang berwarna serupa dengan baju ataupun jibab.

Kemanapun anda pergi, tentu anda akan lebih percaya diri dan tidak terlalu menjadi sorotan banyak orang. Karena pakaian yang anda kenakan terlihat santai dan tetap trendi.

  1. Pakaian yang cocok untuk berbagai suasana

Tentunya wanita lebih memperhatikan penampilannya ketimbang pria, dan itu merupakan hal yang sangat mutlak. Untuk anda para wanita yang ingin terlihat menarik di berbagai suasana, anda bisa memadukan kemeja putih dengan celana skinny jeans hitam. Paduan ini sangat gampang untuk anda gunakan, terlebih anda akan lebih mudah memakainya tanpa repot lama-lama berdandan.

Tentunya ada banyak sekali perpaduan yang bisa anda kenakan, selama anda merasa nyaman dan enak menggunakannya maka anda bisa melanjutkannya. Anda juga bisa membagikan penampilan anda saat itu dengan orang lain, untuk tahu pendapat yang bisa anda dapatkan dari mereka.

Sangat wajar bila tren ini menjadi ide untuk berbisnis, dimana beberapa brand menggunakan minimalis look ini sebagai brand utamanya. Sebagai contoh Comme des Garcos, dimana mereka terkenal dengan gambar iconicnya, dan juga Khaite yang juga terkenal berkat Catherine Holstein.

Kedua desaigner ini mengadaptasi gaya yang dikenakan kaum milenial, dengan patokannya sebagai “Less is Perfect” namun tetap terkesan keren dan tidak jadul.

Karena fashion yang baru ini pun menjadikan banyak orang tertarik untuk memproduksi pakaian ini, dimana mereka kebanyakan menyerahkan semuanya pada konveksi kaos. Kemudian mereka langsung menjualnya, pastinya harga yang ditawarkan juga menyeseuaikan dengan keuangan kaum milenial.

Bila anda tertarik untuk memulai usaha di kaos polos ala milenial ini, mungkin akan lebih baik bila anda mau membaca artikel ini dulu. Berikut ini beberapa tips yang bisa anda lakukan, untuk mendapatkan peluang bisnis menggunakan kaos polos ala milenial ini.

ww.pexels.com

Peluang Bisnis Kaos Milenial

Pakaian kaos merupakan pakaian yang cukup digemari di segala kalangan, ntah itu anak-anak, dewasa atau bahkan orang tua. Hal ini dikarenakan pakaian polos terkesan simpel dan mudah dikenakan, selain itu kaos juga sangat cocok bila digunakan untuk pakaian harian.

Biasanya anda akan sering menumpai kaos yang bersablon ataupun bergambar di pasaran, selain itu nyatanya ada jenis kaos polos yang memang sengaja dibuat tanpa diberi gambar. Meskipun memang jarang terlihat, namun peminat dari kaos jenis ini sangat besar dan terus mengalami peningkatan.

Memang saat ini untuk konsumen yang membeli secara langsung dan mengenakan produk kaos ini tidak terlalu banyak, kebanyakan permintaan datang dari pelaku bisnis sablon ataupun reseller. Para pelaku usaha inilah yang membutuhkan kaos polos, yang nantinya akan dijual kembali dengan menyelesaikan pesanan yang diminta konsumen.

Kaos polos ini biasanya akan dijadikan bahan utama bagi para pelaku bisnis, yang kemudian digunakan sebagai bahan utama yang kemudian diberikan gambar sesuai permintaan konsumen. Karena alasan itulah, kenapa sangat menguntungkan bila anda menjadi penjual kaos polos. Anda bisa bekerja sama dengan konveksi, dimana anda hanya sebagai perantara dari konsumen untuk mendapatkan kaos pesanannya.

Agar anda semakin tahu bagaimana memulai bisnis ini, berikut ini beberapa tahap yang harus anda perhatikan.

  1. Langkah awal yang harus anda lakukan untuk memulai usaha ini ada beberapa langkah, dan ada juga cara yang bisa anda lakukan untuk menyelesaikannya. Yang pertama adalah, dimana anda langsung menjadi produsen dari kaos ini. Apabila anda memilih langkah ini, tentu anda memerlukan seperangkat alat untuk mendukung aktifitas ini. Contohnya seperti mesin jahit, dimana anda juga memerlukan ketrampilan untuk membuat kaos. Bila anda sendiri tidak memiliki bakat dalam menjahit, anda bisa mengambil sumber daya berupa karyawan yang memiliki pengalaman menjahit.
  2. Cara kedua adalah dengan menjalin kerja sama dengan konveksi, atau daftar dropship dimana mereka akan menjadi vendor dari pesanan kaos yang masuk ke anda. Bisa dikatakan menggunakan sistem ini anda akan mampu menjalankan bisnis dengan lebih mudah dan santai, karena anda tidak perlu repot-repot memproduksi sendiri kaos pesanan tersebut. Namun anda juga harus siap bila memilih prosedur ini, karena keuntungan yang anda dapatkan akan terpotong dengan biaya dari pihak konveksi tersebut.
ww.pexels.com

Tips Untuk Menjalankan Bisnis

Untuk bisa membuat kaos polos dengan harga yang bersaing, langkah yang bisa anda lakukan adalah dengan mencari suplier kain kaos dengan harga yang miring. Biasanya anda akan mendapatkan harga yang murah, bila quantiti pembelian anda besar. Tentu bila anda hendak memulai bisnis kaos, anda perlu tahu jenis-jenis kain kaos. Dimana kain itu memiliki perbedaan dari kualitas katun dan ketebalannya, seperti 30s, 24s, 20s, katun kardet, kain PE dan masih banyak lagi.

Untuk memberikan banyak pilihan pada konsumen kaos polos, anda bisa memberikan variasi warna karena kaos polos dijual tanpa gambar. Karena kebanyakan kaum milenial akan menyesuaikan pembelian mereka dengan warna favoritnya, meskipun kebanyakan dari mereka lebih memilih warna putih untuk bajunya. Jangan lupa untuk memberikan variasi ukuran pada kaos yang anda jual, mulai dari S, M, L, XL dan selanjutnya.

Tips melakukan promosi

Setelah anda mengetahui metode dalam memulai bisnis ini, ada baiknya bila anda juga mempersiapkan proses promosi anda. Ada dua cara yang bisa anda lakukan dalam mempromosikan produk anda, yakni online dan juga offline.

  • Promosi online

Seperti yang anda ketahui, saat ini hampir semua orang menghabiskan waktunya di depan layar handphone. Tentu mempromosikan barang secara online sangatlah tepat, mulai dari broadcasting ataupun memajang di status media sosial. Ada banyak sekali cara yang bisa anda lakukan, dimana tujuan utama anda adalah menghasilkan value penjualan dari kaos yang anda produksi.

Bisa dikatakan promosi secara online ini langkah yang tepat, namun juga harus didukung dengan layanan yang tepat pula. Karena bila promosi sudah dimaksimalkan namun layanan yang diberikan belum maksimal, maka penjualan yang anda dapatkan tidak akan bisa maksimal pula.

Setidaknya ada 10 media sosial yang bisa anda gunakan untuk mempromosikan barang dagangan anda, dimana keseluruhan situs ini beberapa bisa anda akses secara gratis. Mulai dari facebook, twitter, Instagram, path, kaskus, google+, market place, blog, email marketing dan juga youtube.

  • Promosi offline

Beda halnya dengan promosi offline, dimana anda harus menemui secara langsung calon konsumen anda. Anda bisa membuat selebaran ataupun memasang benner kecil di setiap lokasi yang anda perkirakan banyak dilalui orang, sehingga promosi yang anda lakukan banyak dilihat oleh calon konsumen anda.

Tentunya anda harus memperhatikan, bahwa untuk melakukan promosi ini anda akan mengeluarkan modal lagi. Dimana anda akan mengeluarkan modal untuk promosi seperti menggunakan baner, ataupun berbagai media lainnya.

Setidaknya ada 7 cara yang bisa anda lakukan saat menjalankan promosi offline, dimana ke 7 cara ini akan kami sebutkan satu persatu agar anda bisa tahu mana yang sekiranya cocok untuk anda lakukan. Diantaranya dengan membagikan kartu nama, berdonasi, menjadi narasumber sebuah acara, promosi di media cetak, melakukan panggilan konfirmasi, berpartisipasi didalam pameran dagang, dan yang terakhir dengan memberikan kemasan yang menarik untuk identitas produk anda.

Anda bisa memfariasi berbagai cara promosi yang ada, sehingga penjualan yang anda dapatkan bisa terus meningkat. Tentu dengan melakukan promosi online, anda akan lebih mendapatkan banyak konsumen yang potensial. Karena kebanyakan dari mereka akan langsung menanyakan pada anda bila mereka tertarik, dan anda pun bisa berkemungkinan mendapatkan pelanggan secara langsung.

Sebenarnya dari keseluruhan penjelasan diatas mengarah pada satu target, dimana anda akan tertarik untuk meraih peluang yang ada. Pada artikel ini kami membahas mengenai pakaian yang digunakan generasi milenial, yang notabennya adalah generasi saat ini. Dimana mereka lebih cenderung untuk memilih pakaian yang simpel, namun tidak norak.

Dari sini saja anda tentunya sudah tahu, bahwa peluang anda mendapatkan keuntungan sudah terlihat. Mulai dari menjadi reseller, produsen ataupun suplier sebuah toko. Tentu anda akan membutuhkan porsi besar bila menjadi suplier, dimana anda bisa memanfaatkan konveksi untuk mengatasi hal itu.

ww.pexels.com

Tips Menjual Produk Pada Generasi Milenial

Karena target pemasaran yang anda tuju adalah kaum milenial, sudah pasti anda akan membutuhkan proses pemasaran yang tepat pula. Dimana anda tahu bahwa generasi ini merupakan generasi yang terpapar oleh perkembangan teknologi, sehingga orang-orang yang lahir di tahun 1980 hingga 2000 lebih memilih untuk membangun usaha mereka sendiri atau startup company. Sebanrnya anda bisa mencontek cara promosi mereka, sehingga produk yang anda jual juga mudah untuk dikenal. Berikut ini cara yang biasa kaum milenial lakukan, untuk memasarkan produk yang mereka miliki.

  1. Tidak mempercayai iklan biasa

Anda perlu tahu bahwa kaum milenial tidak akan mudah untuk mempercayai informasi yang bersifat searah, dimana mereka lebih condong pada user generated content atau informasi dibuat perorangan.

Mereka akan memperhatikan testimoni yang mereka lihat dari internet, ketimbang melihat iklan yang diberikan seperti di televisi ataupun youtube. Namun anda juga perlu waspada, karena kaum milenial tak segan membagikan testi yang buruk bila menggunakan pakaian yang tidak sesuai dengan gambar, dan hal itu akan menjatuhkan citra produk anda pada konsmen lainnya.

  1. Memasarkan menggunakan media sosial

Seperti yang sudah kami jelaskan diatas, dimana anda bisa memasarkan melalui media sosial. Pasalnya generasi milenial ini lahir di eranya teknologi, sehingga mereka akan cenderung mencari informasi melalui media sosial.

Maka pemasaran anda akan mudah sampai ke konsumen, bila anda memasarkan produk melalui media sosial. Anda bisa memberikan info yang baik untuk memasarkan produk anda, seperti contohnya “Pakaian yang unik” atau apapun itu selama bisa meningkatkan minat membaca mereka.

Anda juga bisa memasarkan produk anda dengan cara offline untuk generasi milenial ini, yakni dengan cara mendukung aktivitas positif sehingga produk anda akan mudah dihapal oleh masyarakat.

Demikian artikel kali ini, semoga dengan adanya artikel ini anda semakin paham dan pandai untuk membaca peluang. Trimakasih karena sudah membaca artikel kali ini hingga selesai, semoga isi dari artikel ini bisa berguna dan bermanfaat untuk anda. Anda bisa membagikan artikel ini bila anda rasa artikel ini berguna, dan pastikan anda membaca artikel lain agar anda semakin paham mengenai perkembangan fashion.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *