Jogja atau Yogyakarta selain menjadi kota yang memiliki destinasi wisata menarik, nah bagi kamu yang tertarik untuk menjelajah kota ini, namun sudah bosan ke tempat itu-itu aja?, seperti Gunung Merapi, Borobudur, Omah Kayu, dan sebagainya. Kali ini penulis bakal ngasih tahu nih beberapa tempat wisata alam yang eksotis di Jogja, namun masih jarang dikunjungi oleh orang-orang. Biasanya tempat-tempat ini sudah menjadi satu paket tour Jogja. Penasaran apa saja? Yuk simak beberapa tempat wisata alam antimainstream di Jogja berikut ini:

Wisata Alam Antimainstream

  1. Lava Bantal

Lava Bantal berlokasi di Dusun Watuadeg, Desa Jogotirto, Berbah, Sleman, lokasinya tidak jauh dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Untuk menjangkau destiasi wisata Lava Bantal, Kamu bisa pergi dengan naik motor atau mobil.Lava Bantal dari namanya saja kelihatan tempat wisata ini memang cukuplah unik, Kenapa dinamai Lava bantal? Lava Bantal sendiri sendiri itu apa sih? Lava Bantal terbentuk dari lahar yang keluar melalui gunung api bawah laut. Lahar panas yang bertemu langsung dengan air dingin menyebabkan mineralnya mengalami pembekuan. Pembekuan ini selanjutnya membentuk geometri mirip tumpukan bantal.

pxhere.com

Nama bantal sendiri diambil dari bentuk batuan dari lava dingin tersebut  yang berbentuk seperti bantal dan di tengahnya mengalir sungai. Wisata Lava Bantal berada di kawasan geo heritage. Lava Bantal juga menjadi penanda petualangan ke masa 60 juta tahun silam yang merupakan peninggalan sejarah terbentuknya pulau Jawa.

Hal menarik dari wisata Lava Bantal ini adalah kamu akan mendapati batuan dengan berbeda warna antara kanan dan kiri. Wisata Lava Bantal ini sudah diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Fasilitas yang akan Kamu dapatkan di wisata ala mini seperti  lahan parkir yang luas, toilet, mushola, pendopo, dan gazebo. Selain itu, kamu juga bisa ngerasain naik tubing dari sungai Jogja – Wonosari, dengan biaya yang dikeluarkan, yaitu per ban Rp 55.000 ( sudah termasuk pelampung, helm, minuman dan angkutan puang pergi ke Wisata Lava Bantal sebelum dan setelah naik tubing). Menarik bukan?

pxhere.com
  1. Kali Oyo

Kali Oyo atau Sungai Oyo terletak di desa Selopamioro, Imogiri, Bantul yang posisinya  tidak jauh dari Makam Raja. Wisata yang menguji adrenalin di Kali Oyo sekaligus terfavorit saat mengunjungi tempat wisata ini adalah  River Tubing Oyo atau disebut “Susur Sungai Oyo”. Biasanya pengunjung atau wisatawan setelah masuk ke Goa Pindul memilih untuk melanjutkan ke objek wisata ini, karena jarak yang sangan dekat hanya kurang lebih 1 km.

 

Bagi anda yang suka dengan aktivitas yang memicu adrenalin, tidak salahnya dicoba mengunjungi tempat wisata ini saat musim hujan. Kamu bisa melakukan rafting dengan perahu karet jika debit air memungkinkan. Namun jika Kamu datangnya saat musim kemarau, dan  debit air tidak memenuhi syarat untuk rafting, kamu tetap bisa menyusuri Sungai oyo dengan bantuan ban tubing seperti di Goa Pindul.

 

Di kawasan wisata Kali Oyo juga ditemui jembatan kuning dan Air Terjun Sungai Oyo, yang menjadi spot-spot paling menarik untuk mengambil gambar. Di air terjun ini pula Kamu bisa mencoba melompat dari ketinggian 4 meter atau 9 meter dan mandi di bawahnya untuk merasakan sensasi dinginnya air terjun.

 

  1. Air Terjun Kedung Pedut

 

Air Terjun Kedung Pedut berlokasi di Dusun Kembang, Desa Jatimulyo, Kulon Progo.  Jarak dari Kota Yogyakarta adalah untuk mencapai lokasi ini adalah sekitar 31 kilometer dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Air terjun ini dijuluki “Surga Air Kulon Progo” dan sangat pantas disematkan menjadi objek wisata.

pxhere.com

Sumber air terjun ini tidak pernah kering, meski di musim kemarau. Hal yang menarik di  kawasan Air Terjun Kedung Pedut adalah kawasannya yang cukup luas dengan banyak kolam pemandian alami. Untuk kamu yang pecinta foto, di kawasan wisata ini juga memiliki spot-spot foto menarik, mulai dari foto pemandangan alam bebas hingga helikopter

helikopter yang seakan terparkir di tepi kolam pemandian. Foto helikopter inilah yang menjadi keunikan air terjun ini dari air terjun yang lain. Hal yang menarik dan istimewa lainnya di kawasan wisata ini adalah airnya yang dua warna, yaitu putih dan hijau tosca.

 

Fasilitas dan aktivitas yang bisa kamu dapatkan saat berkunjung ke Air terjun Kedung Pedut, seperti bersantai di hammock dengan latar belakang kawasan Air Terjun Kedung Pedut dari ketinggian. Selain itu, ada juga flying fox, bagi Kamu yang menyukai aktivitas yang memicu adrenalin. Panjang lintasan wahana flying fox yaitu sekitar 40 meter. Sepanjang perjalanan saat bermain flying fox, Kamu akan dimanjakan dengan pemandangan kolam pemandian dan air terjun yang memesona yang terlihat dari atas. Wah bakal seru banget tentunya. Untuk Kamu yang ingin berkunjung ke kawasan Air Terjun Kedung Pedut, datanglah  pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 17.00-17.30 WIB.

Itu di atas adalah beberapa pilihan wisata anti mainstream di Jogja yang mungkin bisa dijadikan destinasi wisata selanjutnya saat ke Jogja. Nah bagi kamu nih yang masih bingung mau ngurus-ngurus perjalanan ke berbagai tempat wisata di Jogja, Kamu bisa banget menggunakan jasa tour terpercaya di Jogja, yaitu Kartanesia Tour.

 

Kartanesia

Kartanesia merupakan sebuah group yang profesional bergerak di bidang tour khususnya di kota Jogja. Kartanesia Tour sudah berdiri lebih dari 10 tahun di bawah naungan PT Raskita Wirajaya dan memiliki perizinan lengkap dan legalitas. Di Kartanesia Tour kamu bisa mendapatkan berbagai promo, paket wisata, sewa mobil, sewa bus, sewa motor, vocher hotel, dan lainnya. Info lebih lengkapnya silahkan kunjungi www.kartanesia.com. So, gak usah pusing dan ribet lagi ya kalau mau berkunjung ke Jogja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *